Kunjungan Mendikbudristek Nadiem Makarim di SMAN 71

Hari ini, jumat 10 September 2021, Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau PTM terbatas ke sekolah-sekolah di Jakarta Timur. Sekolah-sekolah yang akan dikunjungi adalah SD Swasta Santo Fransiskus III, SMP PGRI 20, dan SMAN 71 Jakarta. Mendikbudristek ingin memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan aman dan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Mengutip dari laman medcom.id, “Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim memantau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMA Negeri 71 Jakarta Timur. Nadiem menilai jika PTM terbatas di sekolah tersebut sangat berhasil.”

“Baru hari ini kita melihat senyum mereka kembali,” ujar Nadiem di  SMA Negeri 71 Jakarta Timur, Jumat 10 September 2021.

Kebijakan Mendikbudristek untuk mendorong PTM Terbatas mendapat dukungan dari banyak warga sekolah. Hal ini terungkap dari kepala sekolah SD Santo Fransiskus III Suster Hedwigis yang mengalokasikan dana BOS untuk mendukung pelaksanaan BOS. Seorang guru di SMP PGRI 20, Siti Nuryati juga berkisah tentang upaya-upaya yang dilakukan bersama untuk menyukseskan PTM terbatas di sekolahnya.

Sementara itu, dinukil dari laman https://www.kemdikbud.go.id/ , “Kepala Sekolah SMAN 71 Acep Mahmudin yang merupakan peserta Program Sekolah Penggerak turut memberikan dukungannya terhadap kebijakan PTM terbatas. “Kami semaksimal mungkin mempersiapkan sekolah kami agar aman melaksanakan PTM terbatas. Kami senang sekali bisa mendidik anak-anak kami secara tatap muka, karena ada hal yang tidak bisa dilaksanakan secara daring, misalnya pembentukan karakter.”

SMAN 71 telah memasuki minggu kedua PTM Terbatas. Peserta didik secara bergiliran melakukan pembelajaran luring dan daring. PTM Terbatas dilakukan selama 3 hari dalam seminggu, yaitu hari senin, rabu, dan jumat. Hari selasa dan kamis sekolah ditutup untuk dilakukan penyemprotan desinfektan. Diharapkan kegiatan tatap muka dapat terus dilanjutkan. Seperti juga harapan mas menteri bahwa pelaksanaan PTM terbatas yang baik mesti berlanjut. Dan untuk dapat mewujudkan harapan tersebut tentu diperlukan disiplin dan tanggung jawab bagi semua warga sekolah untuk mematuhi protokol kesehatan.

Berikut dokumentasi kunjungan Mendikbudristek Nadiem Makarim di SMAN 71 Jakarta

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.